Bihun, mi halus berwarna putih yang terbuat dari tepung beras, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner Nusantara. Dari gerobak soto di pinggir jalan hingga hidangan mewah di restoran, bihun selalu punya tempat. Namun, pernahkah Anda membayangkan bagaimana ribuan ton bihun diproduksi setiap harinya di dalam pabrik?
Artikel ini akan membawa Anda mengintip proses produksi di pabrik bihun modern yang mengutamakan kualitas dan kebersihan.
Bahan Baku Utama: Rahasia Kekenyalan Bihun
Kualitas bihun sangat ditentukan oleh bahan utamanya. Pabrik bihun berkualitas tinggi biasanya menggunakan:
- Tepung Beras Pilihan: Beras dengan kadar amilosa tinggi biasanya dipilih agar bihun tidak mudah hancur saat dimasak.
- Tepung Tapioka/Sagu: Sering ditambahkan dalam jumlah kecil untuk memberikan tekstur kenyal yang pas.
- Air Bersih: Digunakan dalam proses pencucian dan pengukusan sesuai standar sanitasi industri.
Tahapan Produksi di Dalam Pabrik
Proses pembuatan bihun merupakan perpaduan antara teknologi mesin dan pengawasan manusia yang ketat. Berikut adalah alurnya:
- Pembersihan dan Perendaman: Beras dibersihkan dari kotoran, lalu direndam selama beberapa jam untuk melunakkan tekstur biji beras sebelum digiling.
- Penggilingan (Milling): Beras digiling menjadi tepung halus atau pasta cair (tergantung metode pabrik).
- Pengukusan Awal (Pre-cooking): Pasta beras dikukus hingga membentuk adonan padat yang setengah matang.
- Ekstrusi (Pencetakan): Adonan dimasukkan ke dalam mesin ekstrusi bertekanan tinggi. Di sinilah adonan keluar melalui lubang-lubang kecil menjadi helaian halus yang kita kenal sebagai bihun.
- Pendinginan dan Pemotongan: Helaian bihun didinginkan sejenak agar teksturnya stabil, lalu dipotong sesuai ukuran kemasan.
- Pengeringan (Drying): Ini adalah tahap krusial. Bihun dikeringkan menggunakan oven raksasa dengan suhu terkontrol untuk memastikan kadar air turun drastis, sehingga bihun awet secara alami tanpa pengawet kimia.
Standar Higienitas dan Keamanan Pangan
Pabrik bihun modern kini wajib mengikuti regulasi ketat untuk menjamin keamanan konsumen. Beberapa standar yang biasanya diterapkan meliputi:
- Sertifikasi Halal: Memastikan seluruh bahan dan proses sesuai syariat.
- Izin BPOM: Jaminan bahwa produk bebas dari zat berbahaya seperti formalin atau pemutih pakaian (chlorine).
- Sistem Otomasi: Penggunaan mesin mengurangi kontak fisik langsung antara pekerja dan produk, sehingga risiko kontaminasi bakteri terminimalisir.
Masa Depan Industri Bihun
Saat ini, banyak pabrik bihun mulai berinovasi dengan menghadirkan Bihun Jagung atau bihun berbahan dasar pangan lokal lainnya sebagai alternatif sehat bagi penderita diabetes atau mereka yang mencari variasi rasa. Selain itu, pengemasan yang lebih ramah lingkungan juga mulai menjadi tren di industri ini.
Kesimpulan
Dibalik sepiring bihun yang lezat, terdapat proses panjang yang melibatkan ketelitian suhu, ketepatan bahan, dan standar kebersihan yang tinggi. Memilih bihun dari pabrik yang terpercaya adalah kunci untuk mendapatkan hidangan yang tidak hanya nikmat, tapi juga sehat bagi keluarga.